Kemudahan dalam instalasi menjadi poin plus bagi DX360 Max, pada platform Intel yang dibutuhkan hanya bracket LGA, kemudian 4 buah spacer plastik, 2 mounting bar dan 4 baut saja. Untuk bracket platform Intel, DX360 Max menggunakan bracket model “slide” sehingga memudahkan user untuk proses instalasi. Untuk LGA 1700/1851 user dapat menggeser stud ke arah luar, sedangkan untuk LGA1200/1156/1150 user dapat menggeser stud ke arah dalam. Setelah mounting kit terpasang dengan baik, kemudian user hanya perlu mensejajarkan baut kiri dan kanan yang ada pada head unit AIO ke arah mounting bar, jika sudah sejajar maka user dapat mengencangkan baut hingga head unit terpasang dengan baik.



Product Testing
|
Test Bed |
|
| Processor | Intel Core i9 13900KS + ILM |
| Motherboard | Gigabyte Z790 Aorus Tachyon |
| Graphic Card | NVidia GT 640 |
| Storage | NVMe 128GB |
| Power Supply | Seasonic Prime PX-1300 Platinum |
| Thermal Paste | KingpinCooling KPx |
| Operating System | Windows 11 Pro 64-bit |
| Benchmark | Cinebench R23 5 Minutes Loop |
Metode pengujian yang kami gunakan pada awal pengujian adalah mencoba load profile XMP pada BIOS, melakukan setting power limit 1 dan 2 ke angka 4096 Watt untuk memastikan bahwa CPU Intel Core i9 13900KS kami tidak akan dibatasi oleh power limit yang ada pada saat thermal testing, perlu diketahui dengan melakukan load profile XMP pada bios Z790 AORUS Tachyon maka P-Cores akan fixed pada angka 5.6 GHz, dan E-Cores pada angka 4.3 GHz. Kemudian untuk pengujian overclocking, kami menggunakan profile yang tersedia dalam bios GIGABYTE yakni profile bernama “Max Performance Profile”, profile ini akan membuat P-Cores naik ke angka 5.7 GHz dan E-Cores ke angka 4.5 GHz . Kami menggunakan software Cinebench R23 untuk melakukan heavy load pada CPU kami, software HWInfo juga kami gunakan untuk memonitor suhu CPU selama proses pengujian berlangsung. Suhu ambient ruangan kami jaga pada kisaran 24-25 derajat Celcius dengan menggunakan bench table (tanpa case), dan membiarkan kondisi pump dan fan pada kondisi auto pada bios.

Default – Load XMP – Power Limit 4096 Watt – 5 Minutes Loop – Pump & Fan Auto (P-Core 5.6 GHz, E-Cores 4.3 GHz)

Pada kondisi ini, CPU Intel Core i9 13900KS mengonsumsi daya di kisaran angka 300 Watt seperti yang tertera pada monitoring HWINFO64, ID-Cooling DX360 Max dapat menahan suhu CPU pada angka 85 derajat Celcius selama pengujian berlangsung, jujur saja kami mengira suhu akan berada pada kisaran angka 90 derajat Celcius, JAUH LEBIH DINGIN daripada perkiraan kami!
==============================================================================
OC – Load XMP – Power Limit 4096 Watt – 5 Minutes Loop – Pump & Fan Auto (P-Core 5.7GHz, E-Cores 4.5 GHz)

Jika melihat pada monitoring HWINFO64 pada kondisi OC, CPU Intel Core i9 13900KS mengonsumsi daya sebesar 330-340 Watt, dan ID-Cooling DX360 Max berhasil menjaga suhu CPU di angka 94 derajat Celcius! Dengan suhu 94 derajat Celcius maka ID-Cooling DX360 Max berhasil menjaga suhu CPU agar tidak mengalami thermal throttling, dan tentunya hal ini sesuai dengan klaim dari ID-Cooling bahwa DX360 Max memiliki TDP rating sebesar 350 Watt. Perbandingan suhu antara default dan kondisi OC dapat dilihat pada grafik berikut:

Karena penasaran apakah ID-Cooling DX360 Max dapat memberikan mounting pressure yang baik ke CPU, kami mencoba melakukan dismantle, dan ternyata walaupun hanya menggunakan 2 baut pengencang pada sisi kanan dan kiri, mounting pressure yang dihasilkan terbilang sangat baik, pada pengujian kali ini kami mengaplikasikan thermal pasta dengan metode X dan hasilnya thermal pasta yang digunakan tersebar dengan rata ke permukaan IHS CPU. NICE!

Closing Tought
Mengejutkan! Sebenarnya ketika kami membeli DX360 Max dengan harga MSRP Indonesia di kisaran angka 1.3-an juta Rupiah, kami tidak mengira akan mendapatkan performa seperti yang ditunjukkan pada pengujian kali ini. Dengan harga yang relatif terjangkau, ID-Cooling mampu membuat sebuah AIO Watercooling dengan build quality yang terbilang baik dibarengi dengan performa cooling yang sangat baik. Tak hanya soal performa, DX-360 Max juga mengedepankan sisi estetika, AIO Watercooling ini berhasil tampil elegan dengan dominasi warna hitam dan sedikit sentuhan ARGB pada head unit AIO yang memiliki motif grilled. Satu poin yang mungkin dapat menjadi perhatian oleh ID-Cooling menurut kami adalah suara fan yang terdengar cukup bising ketika CPU diberikan heavy load, sebagai catatan sejauh yang kami coba untuk pemakaian harian, suara fan masih terhitung hening dan tidak mengganggu. Oh iya, ID-Cooling lewat distributor resmi di Indonesia yakni BerlianCom memberikan garansi selama 5 tahun untuk DX360 Max ya! Buat kalian yang budget-oriented dalam memilih parts PC, ID-Cooling DX360 Max wajib masuk wishlist nih!

