Instalasi
Kemudahan dalam instalasi menjadi poin plus bagi MAG CoreLiquid I240, pada platform Intel yang dibutuhkan hanya backplate LGA, 4 buah stud dan 4 buah mur/baut saja. Untuk backplate platform Intel, CoreLiquid I240 menggunakan backplate model “slide” sehingga memudahkan user untuk proses instalasi. Untuk LGA 1700/1851 user dapat menggeser keempat ujung backplate ke arah luar, sedangkan untuk LGA1200/1156/1150 user dapat menggesernya ke arah dalam. Setelah mounting kit terpasang dengan baik pada sisi belakang motherboard kemudian user perlu memasang keempat stud pada sisi depan motherboard. Langkah terakhir adalah memasang head unit lalu pasang dan kencangkan mur/baut pada keempat sisi bracket.



Untuk sisi perkabelan, user perlu memasang kabel pump dan kabel fan pada fan header di motherboard (CPU_OPT untuk Pump & CPU_Fan untuk fan radiator). CoreLiquid I240 menggunakan fan dengan konektor daisy-chain sehingga user hanya perlu memasang 1 buah konektor fan ke motherboard. Kemudian untuk fungsi ARGB, user perlu memasang konektor ARGB yang ada pada head unit ke ARGB header di motherboard, kemudian koneksikan konektor ARGB yang ada pada fan ke splitter ARGB yang ada pada kabel ARGB head unit. Praktis!


Product Testing
|
Test Bed |
|
| Processor | Intel Core Ultra 9 285K |
| Motherboard | Gigabyte Z890 Aorus Master |
| Graphic Card | NVidia RTX 3060 12GB |
| Storage | NVMe 128GB |
| Power Supply | NZXT C1200 |
| Thermal Paste | KingpinCooling KPx |
| Operating System | Windows 11 Pro 64-bit |
| Benchmark | Cinebench R23 5 Minutes Loop |
Metode pengujian yang kami gunakan pada platform Intel Arrow Lake adalah mencoba untuk membiarkan BIOS pada kondisi default dan pada kondisi adjustment Power Limit 1 dan Power Limit 2 ke angkat 275W. Perlu diketahui pada kondisi BIOS default pada motherboar Z890 Aorus Master, Power Limit 1 dan 2 akan berada pada angka 250W. Pengujian thermal dilakukan selama 10 menit loop menggunakan software Cinebench R23, dan kami melakukan “logging” berbagai variabel data menggunakan HWInfo64 selama pengujian berlangsung. kami membiarkan kondisi fan dan pump pada kondisi auto dan menjaga suhu ambient ruangan pada kisaaran 24-25 derajat Celcius.
Default (PL1/2 250W/250W)


Pada kondisi default dengan Power Limit 1 dan Power Limit 2 di angka 250W, tercatat suhu tertinggi ada di 86 derajat Celcius, dengan suhu rata-rata berkisar pada angka 79 derajat Celcius, suhu tertinggi yang tercatat masih sangat jauh dari angka TJMax Core Ultra 9 285K yaitu 105 derajat Celcius.

CPU Package Power maksimal yang tercatat pada kondisi default ada pada angka 246 Watt, dengan rata-rata Package Power sebesar 233 Watt selama pengujian Cinebench R23.

Untuk clock CPU (gabungan rata-rata clock Performance Cores & Efficient Cores) pada kondisi default selama pengujian thermal 10 menit ada pada angka 4.64 GHz dan berhasil mencapai 4.86 GHz untuk capaian rata-rata clock tertinggi.
Power Limit Adjust (PL1/2 275W/275W)


Ketika kami menaikkan Power Limit 1 dan 2 ke angka 275 Watt, suhu CPU tertinggi tercatat ada pada angka 90 derajat Celcius, dengan rata-rata suhu berkisar pada angka 86 derajat Celcius. Lagi-lagi MSI MAG CoreLiquid I240 ini berhasil menahan suhu Core Ultra 9 285K untuk tetap berada di bawah suhu TJMax agar terhindar dari thermal throttling.

MSI MAG CoreLiquid I240 merespon kenaikkan Power Limit dengan baik, tercatat Package Power tertinggi yang berhasil diraih ada pada angka 270 Watt dengan rata-rata Package Power di angka 257 Watt.

Seiring dengan naiknya Power Limit ke angka 275 Watt, tercatat kenaikan CPU clock dibandingkan dengan kondisi default. Jika sebelumnya rata-rata clock CPU (Performance Cores dan Efficent Cores) ada pada kisaran 4.6 GHz, pada kondisi PL1/PL2 275 Watt, clock rata-rata CPU mengalami kenaikkan dan ada pada kisaran 4.7 GHz.
Thermal & Average Clock Comparison



Closing Tought
Sebelumnya kami sangat akrab dengan AIO berukuran 420mm serta 360mm dan menjajal sebuah AIO berukuran 240mm merupakan kali pertama bagi kami, MSI berhasil mengemas produk ini untuk tampil apik baik dari sisi estetika maupun dari sisi performa. MAG CoreLiquid I240 tidak menjumpai kendala berarti ketika disandingkan dengan CPU Intel Core Ultra 9 285K, suhu CPU terjaga pada kondisi yang aman selama pengujian berlangsung. Kami juga tidak memiliki komplain terhadap build quality dari produk ini, bagian radiator, head unit, tubing dan fan semua terasa solid dan tidak dijumpai bagian-bagian yang terasa “cheapy”. Tingkat kebisingan baik itu fan maupun pump juga terasa hening saat digunakan untuk daily task dan masih dalam tahap yang wajar ketika fan dan pump beroperasi dengan RPM tinggi ketika pengujian berlangsung meskipun kami mengetesnya pada kondisi “open case”. Bagi user yang menyukai gemerlapnya ARGB, tersedia ARGB pada bagian head unit dan fan yang dapat dikustomisasi sesuai dengan keinginan user. Akhir kata, MSI memberikan garansi selama 3 tahun untuk MAG CoreLiquid I240, AIO ini dapat menjadi pilihan yang tepat untuk user yang mencari paduan estetika dan performa dalam suatu AIO berukuran 240mm.

Thanks to:
MSI Indonesia
Alva “Lucky_n00b” Jonathan
