Instalasi
Kemudahan dalam instalasi menjadi poin plus bagi HyperFlow ARGB 360, pada platform Intel yang dibutuhkan hanya backplate LGA, 4 buah stud panjang dan 4 buah mur/baut pegas saja. Setelah mounting kit terpasang dengan baik pada sisi belakang motherboard kemudian user perlu memasang keempat stud panjang pada sisi depan motherboard. Langkah terakhir adalah memasang head unit lalu pasang dan kencangkan mur/baut pegas pada keempat sisi bracket. Oh ya, Montech memberikan double tape untuk memudahkan proses intalasi backplate sehingga backplate dapat menempel pada sisi belakang socket CPU ketika proses instalasi.


Untuk sisi perkabelan, user perlu memasang kabel pump dan kabel fan pada fan header di motherboard (CPU_OPT/Pump untuk Pump & CPU_Fan untuk fan radiator). HyperFlow ARGB 360 menggunakan fan dengan konektor daisy-chain sehingga user hanya perlu memasang 1 buah konektor fan ke motherboard. Kemudian untuk fungsi ARGB, user perlu memasang konektor ARGB yang ada pada head unit ke ARGB header di motherboard, kemudian koneksikan konektor ARGB yang ada pada fan ke splitter ARGB yang ada pada kabel ARGB head unit. Praktis!

Product Testing
|
Test Bed |
|
| Processor | Intel Core Ultra 9 285K |
| Motherboard | ASUS ROG Maximus Z890 Apex |
| Graphic Card | NVidia RTX 3060 12GB |
| Storage | NVMe 128GB |
| Power Supply | NZXT C1200 |
| Thermal Paste | KingpinCooling KPx |
| Operating System | Windows 11 Pro 64-bit |
| Benchmark | Cinebench R23 10 Minutes Loop |
Metode pengujian yang kami gunakan pada platform Intel Arrow Lake Z890 adalah mencoba untuk membiarkan BIOS pada kondisi default dan pada kondisi adjustment Power Limit 1 dan Power Limit 2 ke angka 4096 Watt. Perlu diketahui pada kondisi BIOS default, Power Limit 1 dan 2 akan berada pada angka 250 Watt. Pengujian thermal dilakukan selama 10 menit loop menggunakan software Cinebench R23, dan kami melakukan “logging” berbagai variabel data menggunakan HWInfo64 selama pengujian berlangsung. kami membiarkan kondisi fan dan pump pada kondisi auto dan menjaga suhu ambient ruangan pada kisaaran 24-25 derajat Celcius. Pengujian kami lakukan menggunakan benchtable (tanpa case).
Default (PL1/2 250W/250W)


Pada kondisi default dengan Power Limit 1 dan Power Limit 2 di angka 250W, tercatat suhu tertinggi ada di 82 derajat Celcius, dengan suhu rata-rata berkisar pada angka 77 derajat Celcius, suhu tertinggi yang tercatat masih sangat jauh dari angka TJMax Core Ultra 9 285K yaitu 105 derajat Celcius.

CPU Package Power maksimal yang tercatat pada kondisi default ada pada angka 244 Watt, dengan rata-rata Package Power sebesar 232 Watt selama pengujian Cinebench R23.

Untuk clock CPU (gabungan rata-rata clock Performance Cores & Efficient Cores) pada kondisi default selama pengujian thermal 10 menit ada pada angka 4.71 GHz dan berhasil mencapai 4.86 GHz untuk capaian rata-rata clock tertinggi.
Power Limit Adjust (PL1/2 4096W/4096W)


Ketika kami melepas Power Limit 1 dan 2 ke angka 4096 Watt, suhu CPU tertinggi tercatat ada pada angka 90 derajat Celcius, dengan rata-rata suhu berkisar pada angka 82 derajat Celcius. Lagi-lagi Montech HyperFlow ARGB 360 berhasil menahan suhu Core Ultra 9 285K untuk tetap berada di bawah suhu TJMax agar terhindar dari thermal throttling ketika beroperasi.

Montech HyperFlow ARGB360 merespon kenaikkan Power Limit dengan baik, tercatat Package Power tertinggi yang berhasil diraih ada pada angka 262 Watt dengan rata-rata Package Power di angka 245 Watt.

Seiring dengan Power Limit yang kami lepas ke angka 4096 Watt, tercatat kenaikan CPU clock dibandingkan dengan kondisi default. Jika sebelumnya rata-rata clock CPU (Performance Cores dan Efficent Cores) ada pada kisaran 4.7 GHz, pada kondisi PL1/PL2 4096 Watt, clock rata-rata CPU mengalami kenaikkan dan ada pada kisaran 4.8 GHz.
Thermal & Average Clock Comparison


Closing Tought
Dengan semakin ramainya brand yang “terjun” ke market dengan All in One Watercooler (AIO) dari ukuran 240mm hingga 420mm, Montech dengan lini HyperFlow ARGB 360 berhasil unjuk gigi pada saat proses pengujian dan tidak menjumpai kendala berarti ketika disandingkan dengan CPU kelas atas dari Intel yaitu Core Ultra 9 285K, suhu CPU jelas terjaga pada kondisi yang aman dan terhindar dari thermal throttling selama pengujian berlangsung. Kami juga tidak memiliki komplain terhadap material dari produk ini, bagian radiator, head unit, tubing dan fan semua terasa oke dan tidak dijumpai bagian-bagian yang terasa “cheapy”. Beralih pada tingkat kebisingan baik itu fan maupun pump juga terasa hening saat digunakan untuk daily computing dan masih dalam tahap yang wajar ketika fan dan pump beroperasi dengan RPM tinggi selama pengujian berlangsung meskipun kami mengetesnya pada kondisi tidak mneggunakan casing. User juga dapat leluasa melakukan kustomisasi ARGB pada sisi head pump dan fan sesuai dengan preferensi masing-masing. Salah satu point yang sangat positif yakni Montech juga membekali HyperFlow ARGB mereka dengan masa garansi selama 6 (ENAM) TAHUN! Hal ini menunjukkan bahwa Montech percaya diri atas kualitas lini HyperFlow ARGB mereka. Sampai jumpa di ulasan kami berikutnya ^^
Thanks to:
DTG Indonesia
ASUS ROG
