Product Testing
|
Test Bed |
|
| Processor | AMD Ryzen 9 9900X |
| Motherboard | ASUS ROG CROSSHAIR X870E HERO |
| Graphic Card | NVidia GTX 1030 |
| Storage | NVMe 128GB |
| Power Supply | NZXT C1200 |
| Cooling | Montech HyperFlow ARGB 360 |
| Operating System | Windows 11 64-Bit |
| Benchmark | AIDA64, Handbrake, 7-Zip, V-Ray |
Metode pengujian yang kami gunakan adalah mencoba melakukan benchmark pada kondisi Default (JEDEC) dan load profile EXPO (6000MT/s CL26) pada memory kit ini. Untuk pengujian EXPO sendiri, kami juga mengaktifkan fitur Precision Boost Overdrice (PBO) yang ada pada BIOS/AGESA. Sedangkan pada pengujian kondisi overclock kami akan mencoba menggunakan Memory Mode 1:1 (clock memory controller berjalan sama dengan memory clock) dan untuk diketahui memory mode 1:1 pada rentang kecepatan memory 6000 MT/s – 6200 MT/s adalah suatu konfigurasi yang direkomendasikan oleh AMD untuk platform AM5 mereka. Catatan lainnya adalah kami membiarkan Fabric Clock (FCLK) di angka 2000 MHz. Motherboard yang kami gunakan adalah ASUS ROG CROSSHAIR X870E HERO untuk menguji serta melakukan memory tuning & overclocking.



HCI MemTestPro – EXPO

Sebelum kami menjalankan benchmark, kami mencoba melakukan verifikasi apakah Manta XSky RGB dapat berjalan sesuai dengan kecepatan yang ada pada profile EXPO-nya yaitu DDR5 6000 MT/s Cl26 1.45 Volt. Hasilnya memory ini dapat menjalankan memory stress test selama berjam-jam tanpa kendala berarti.
AIDA64 Memory Benchmark

Pada benchmark yang terkenal dengan fungsinya sebagai “alat ukur” bandwidth memory ini, terlihat perbedaan signifikan antara kondisi Default (JEDEC) dan kondisi EXPO dalam keadaan aktif, perbedaan bahkan mencapai kisaran 13.000 MB/s pada pengujian Write.
AIDA64 Memory Latency

Pengujian latency menunjukkan bahwa dalam kondisi EXPO DDR5 6000 MT/s CL26, latency yang berhasil dicapai adalah 88.2 nano second, jauh lebih baik dibandingkan dengan kondisi default JEDEC yang latency-nya ada pada angka 103.8 nano second.
V-Ray Benchmark

Sedangkan pada benchmark simulasi rendering, EXPO DDR5 6000 MT/s CL26 memberikan perbedaan hingga lebih dari 3000 points dibanding kondisi Default JEDEC.
Handbrake (4K to 1080p)

Pengujian encode video 4K to 1080p melalui sofware Handbrake juga memberikan perbedaan 11 detik lebih cepat ketika EXPO dan PBO dalam keadaan aktif.
7-Zip Benchmark

Selanjutnya pada benchmark 7-Zip dilakukan proses Compressing dan Decompressing file, lagi-lagi EXPO memberikan benefit ekstra dan signifikan khususnya dalam pengujian Compressing yang mana menghasilkan keunggulan sekitar 200 GIPS dibanding kondisi Default JEDEC.
