Instalasi
Untuk pengujian thermal, kami menggunakan platform AMD AM5 dengan menggunakan CPU Ryzen 9 9950X. Instalasi pada platform AM5 dapat dilakukan cukup mudah, hal yang pertama dilakukan ada melepas kedua bracket plastik AM5 pada motherboard dan kemudian kami hanya perlu untuk memasang mounting set AM5 milik NH-D15 G2 seperti gambar berikut. Setelah pemasangan keperluan mounting selesai, user perlu memutar 2 mur yang ada unit heatsink agar dapat terpasang sempurna pada bracketnya. Langkah terakhir adalah memasangkan kedua buah fan dengan menggunakan fan clip. Untuk pemasangan/instalasi NH-D15 G2 kami tidak menemukan kendala berarti, langkahnya tertera dengan jelas pada manual book yang telah disediakan. Oh iya, kami juga menggunakan fitur AM5 offset dari NH-D15 G2 dengan harapan akan memberikan performa cooling yang ekstra dibanding kondisi standar.





Fitur AM5 offset yang dimiliki oleh NH-D15 G2 ini sedikit menggeser kontak antara baseplate dan permukaan CPU AMD Ryzen 7000-9000 Series sekitar 7mm dari kondisi standar. Fitur offset ini diharapkan akan memberikan pelepasan panas yang lebih optimal dari CPU ke HSF. Untuk mengencangkan kedua buah sekrup user dapat menggunakan obeng/screwdriver yang terdapat dalam paket penjualan. Langkah terakhir adalah memasang kabel dari kedua fan ke PWM Splitter untuk kemudian dihubungkan ke header PWM motherboard.

Noctua NH-D15 G2 tercatat memiliki berat 1525 gram (termasuk fan) dan memiliki dimensi yang cukup masif untuk sebuah HSF Dual Tower. Hal yang patut menjadi perhatian adalah jika user menggunakan modul memory RAM yang memiliki heatspreader tinggi, user perlu menaikkan sedikit fan pada bagian depan agar modul memory tidak bertabrakan dengan fan. Kami mencoba menggunakan modul memory RAM dari KingBank Dark Series DDR5 yang memiliki tinggi sekitar 43mm dan rupanya kami perlu menaikkan sedikit posisi fan bagian depan agar dapat terpasang dengan baik.


Product Testing
|
Test Bed |
|
| Processor | AMD Ryzen 9 9950X |
| Motherboard | ASUS ROG Crosshair X870E Hero |
| Graphic Card | MSI NVidia GT 1030 |
| Storage | NVMe 128GB |
| Power Supply | NZXT C1200 |
| Thermal Paste | KingpinCooling KPx |
| Operating System | Windows 11 Pro 64-bit |
| Benchmark | Cinebench R23 10 Minutes Loop |
Metode pengujian yang kami gunakan pada platform AMD AM5 adalah dengan mengaktifkan PBO (Custom) dengan melepas beberapa variable limit sepert PPT (Package Power Tracking), TDC (Thermal Design Current), EDC (Electrical Design Current). Kami juga melakukan penyesuaian pada Curve Optimizer, Scalar, Boost Clock dan tak lupa kami juga melakukan pengaturan limit suhu CPU di angka 95 derajat Celcius. Kami melakukan uji thermal dalam keadaan menggunakan benchtable dan menjaga suhu ruangan agar berada dalam suhu 25 derajat Celcius. Sedangkan untuk software thermal testing kami menggunakan Cinebench R23 (10 Menit Loop) yang kemudian dilakukan logging menggunakan software HWinfo64.
Open Limit PPT, TDC, EDC. Curve Optimizer -20, Boost Clock +200, Scalar x10, Thermal Limit 95 Deg. Celcius



Selama pengujian thermal dengan menggunakan Cinebench R23 selama 10 menit, Noctua NH-D15 G2 berhasil mencatatkan Maximal CPU Package Power di angka 270 Watt, dengan capaian rata-rata Package Power di angka 246.7 Watt! Apa yang dicatatkan oleh NH-D15 G2 terutama saat berhasil mencatatkan sustain/average Package Power di angka hampir 250 Watt selama pengujian thermal sesuai dengan ekspektasi kami, nice!

Selaras dengan capaian average package power, NH-D15 G2 juga berhasil menjaga kecepatan rata-rata CPU Clock selama 10 menit pengujian thermal di angka 5045 MHz! Hal yang perlu dicatat adalah berdasarkan pengalaman kami melakukan testing beberapa HSF Dual Tower, tidak semua unit yang kami coba mampu untuk menjaga CPU Clock di angka lebih dari 5000 MHz selama pengujian thermal.
Closing Tought
Berdasarkan data pengujian kami Noctua berhasil melahirkan penerus dari NH-D15 yang mampu mengungguli beberapa HSF Dual Tower yang telah kami uji coba sebelumnya! Tidak ada cela untuk build quailty, Noctua tetap menetapkan standar kualitas material dan finishing yang sangat baik pada NH-D15 G2 meskipun dari sisi estetika Noctua tetap mempertahankan garis desain yang tidak jauh berbeda dibanding pendahulunya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa NH-D15 G2 mampu mencatatkan Maximal Package Power di angka 270 Watt serta berhasil mencatatkan rata-rata Package Power di angka 246+ Watt dan juga mampu untuk menjaga rata-rata clock CPU AMD Ryzen 9 9950X di angka 5045 MHz saat diberikan beban simulasi render menggunakan software Cinebench R23 selama 10 menit, capaian ini resmi menjadikan NH-D15 G2 sebagai best performer dibandingkan HSF Dual Tower lain yang telah kami uji sebelumnya. Gimana kalau soal harga? User perlu merogoh kocek hingga Rp. 2.5 Jutaan untuk menikmati performa cooling dan kualitas premium dari NH-D15 G2! Sebagai jaminan kualitas khas Noctua, NH-D15 G2 dilindungi juga dengan garansi selama 6 tahun yang diberikan oleh Fox Hound selaku distributor resmi Noctua di Indonesia.


