Memory Overclocking
Kami memahami bahwa motherboard ROG Strix B850-F Gaming Wifi7 Neo bukan sebuah motherboard yang dirancang khusus untuk segmen overclocking, namun kami tetap penasaran akan kemampuan motherboard ini dalam melakukan memory overclocking, kali ini kami akan coba ulas bagaimana motherboard ini dapat menjalankan beberapa skenario berikut:
- Memory Mode 1:1 (Kondisi di mana kecepatan memory controller sama dengan memory clock)
- Memory Mode 1:2 (Kondisi di mana kecepatan memory controller berjalan setengah dari memory clock)
*) MEMORY MODE 1:1

ROG Strix B850-F Gaming Wifi7 Neo berhasil mencapai kecepatan memory DDR5 6400 MT/s CL28 serta mampu menjalankan seluruh benchmark pengujian tanpa kendala berarti, tampak pada screen capture di atas, bandwidth Write pada benchmark AIDA64 hampir mencapai angka 100 GB/s pada kecepatan memory DDR5 6400 MT/s CL28.
*) MEMORY MODE 1:2

Untuk mode 1:2, motherboard ini berhasil mencapai frekuensi memory DDR5 8400 MT/s CL36 dan hebatnya kami tidak menjumpai kendala apapun dalam menyelesaikan berbagai pengujian benchmark. Kami berhasil mencatkan bandwidth Write di angka 109.50 GB/s pada benchmark AIDA64. Capaian DDR5 8400 MT/s pada sebuah motherboard 4-Dimm merupakan suatu hal yang istimewa, tampaknya fitur dari ASUS yang bernama Server Grade DRAM Enhancement benar-benar membawa improvement di sektor memory overclocking.
*) MEMORY MODE 1:2 With AMD Ryzen 8000 Series
Untuk menguji klaim dari ASUS bahwa motherboard ini mampu mencapai kecepatan DDR5 9000 MT/s, kami pun memasangkan CPU AMD Ryzen 8000 Series yang kami miliki. Perlu diketahui bahwa AMD Ryzen 8000 Series memiliki memory controller yang mampu meng-handle clock memory super tinggi hingga DDR5 10.000+ MT/s. Bagaimana hasilnya? DDR5 9200 MT/s CL 42! ROG Strix B850-F Gaming Wifi7 Neo bahkan bisa menjalankan benchmark Geekbench 3 tanpa kendala berarti.

Closing Tought

ROG Strix B850-F Gaming Wifi7 Neo nampaknya berhasil membuat sebuah standar baru untuk motherboard gaming dengan chipset B850. Penggunaan komponen-komponen berkualitas seperti Power Stages yang memiliki konfigurasi 16(80A) + 2(80A) + 2(80A) di area VRM yang menjamin supply daya yang optimal untuk kelas atas seperti AMD Ryzen 9 9950X3D2. Dukungan storage yang luas dengan hadirnya 4 slot NVMe serta melimpahnya opsi USB dengan beragam kecepatan hingga 20 Gbps untuk memenuhi berbagai kebutuhan user. Hadirnya fitur-fitur DIY dari ASUS seperti Q-Release pada slot PCIe dan M.2 juga menjadi point positif dari sisi kemudahan user. Material dari motherboard ini juga tergolong sangat baik, bagian heatspreader VRM dan NVMe terasa tebal dan kokoh untuk memasitkan pelepasan panas yang optimal, ASUS juga menggunakan 8 layer PCB untuk signaling yang lebih presisi. Beralih pada sisi estetika motherboard ini juga berhasil tampil layaknya motherboard ROG kelas atas. Gimana soal performanya? Kami berhasil menguji klaim dari ASUS bahwa motherboard ini mampu menjalankan kecepatan memory hingga DDR5 9200 MT/s dengan mulus! Untuk upgrade performa secara instant, mudah dan cepat user dapat memanfaatkan fitur yang ada di BIOS seperti Core Performance Boost dan EXPO Tweaked untuk memeras sistem mereka lebih jauh lagi tanpa harus banyak melakukan berbagai macam pengaturan pada BIOS. Satu-satunya hal yang menurut kami akan menjadi pertimbangan saat memilih ROG Strix B850-F Gaming Wifi7 Neo adalah soal harga yang mencapai angka 6.3 Juta-an rupiah, apakah worth it untuk sebuah motherboard kelas B850? Teman-teman bisa menilai sendiri ya ^^

